Selain itu, lanjut dia, jadi RKPD tahun 2025 sesuai tema bagaimana pemda sendiri ingin memberikan kualitas pelayanan baik dari segi infrastruktur, SDM dan pelayanan publik dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian kepada masyarakat.

“Sejauh ini, dari masukkan baik dari desa maupun stakeholder lainnya Alhamdulillah sudah cukup baik, sesuai dengan yang diharakan baik secara mikro maupun makro. Kalau untuk mikro yang bersifat jangka pendek memang sudah ada kita masukan dan sudah selaras. Dan, lewat Musrenbang hari ini kita mantapkan lagi dengan ide gagasan yang baru serta isu-isu yang berkembang saat ini,” ujarnya.

Menurut dia, hasil dari musrenbang ini akan kembali dilakukan evaluasi yang selanjutnya akan dimantapkan. Kemudian, hasil usulan yang telah dieksekusi ditingkat kabupaten tersebut juga akan disampaikan pada Musrenbang di tingkat provinsi maupun pusat. Artinya, masih ada tahapan berikutnya yang masih harus dilalui.

Baca Juga  Awasi Laporan Keuangan Desa, Inspektorat Basel Terapkan Aplikasi Siswaskeudes di 25 Desa

Terkait hal ini juga, Pemda sendiri masih konsen pada bagaimana indek pembangunan manusia (IPM) untuk terus ditingkatkan. Walaupun selama satu tahun ini peningkatan IPM meningkat cukup segnifikan tetapi masih menjadi yang terendah.

“Namun, demikian dalam hal ini kita juga akan masih tetap konsen pada 3 hal mulai dari sisi ekonomi, pendidikan dan infrastruktur. Alhamdulillah berdasarkan informasi dari eksternal bahwa memang tingkat atau minat untuk bersekolah masyarakat kita memang sudah mulai relatif meningkat,” tutupnya.