Algafry juga menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan status gizi pada anak kelas 7 sampai dengan 9 melalui Dinas Kesehatan Bangka Tengah triwulan IV tahun 2023.

“Jumlah sasaran ada 10198 siswa dan didapati 1,49 persen yang mengalami masalah gizi sangat kurus, 3,46 persen gizi kurus, 3,88 persen gizi gemuk, obesitas 2,45 persen, 1,04 gizi pendek dan resiko anemia sebesar 1,31 persen,” tuturnya.

“Semoga program UKS/M ini bisa memperbaiki status gizi dan kesehatan siswa,” imbuhnya. (**)

Baca Juga  Tuan Rumah Bangka Barat Targetkan Juara Umum Porprov VI Babel