Dampak Positif Bermain Game Online, Apa Saja?
Video game juga dapat membantu orang yang menghadapi gangguan mental, seperti kecemasan, depresi, gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif (ADHD), dan gangguan stres pascatrauma (PTSD).
Ketika seseorang tenggelam dalam permainan game, fokus berpindah dari masalah sehari-hari yang membuat stres menjadi cara untuk melepaskan ketegangan dan merasa lebih rileks.
5. Pengembangan Kemampuan Motorik
Dampak positif bermain game online lainnya adalah membantu mengembangkan kemampuan motorik tangan dan mata.
Pasalnya, pemain harus menggerakkan tangan dengan cepat untuk mengendalikan karakter atau objek di dalam game.
Aktivitas tersebut bisa meningkatkan koordinasi mata dan tangan anak-anak.
6. Pembelajaran yang Menyenangkan
Beberapa studio game online menawarkan berbagai permainan yang memiliki unsur pendidikan yang kuat atau bahkan dikhususkan sebagai media pembelajaran.
Permainan-permainan tersebut dapat mengajarkan anak-anak tentang berbagai hal, seperti matematika, sejarah, hingga bahasa asing dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.
Konsep permainan dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan tidak membosankan.
Sesuai Porsi, Jangan Berlebihan
Meskipun banyak dampak positif game online, Ibu harus tetap berhati-hati agar anak-anak tidak kecanduan.
Bermain game online secara berlebihan memiliki dampak negatif, seperti menyebabkan kurang tidur, mengganggu kinerja di sekolah, hingga kesehatan fisik.
Ketergantungan atau kecanduan dapat membuat seseorang kehilangan beberapa kemampuan/fungsi otaknya, antara lain memusatkan perhatian, merencanakan dan melakukan tindakan, serta kemampuan untuk membatasi.
Dampak negatif bermain game online terkait fisik yang paling umum ditemui adalah kesehatan mata. Bermain gim tanpa jeda bisa membuat mata lelah, kering, dan otot mata menjadi tegang hingga memicu dampak negatif lainnya.
Aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi agar dapat fokus dan dilakukan terus menerus juga dapat membuat lelah mental.
Dampak negatif lainnya adalah munculnya sisi agresivitas anak ketika sering memainkan permainan dengan unsur kekerasan. Salah satu alasannya adalah pemain cenderung menekan empati mereka untuk keberhasilan dalam permainan.
Pada prinsipnya, game online adalah hiburan yang menyenangkan dan bermanfaat jika dilakukan sesuai dengan bijak.(***)
