Di sisi lain sambung dia, menjadi kepala sekolah merupakan sebagai pemimpin pada bidang pembelajaran, pengembangan kurikulum, administrasi staf dan kesiswaan, hubungan masyarakat.

Sementara yang paling mendasar adalah menjadi suri tauladan dalam pembentukan karakter siswa di lingkungan sekolah masing-masing. Lebih dari itu, untuk memastikan anak usia sekolah di lingkungannya agar bisa terfasilitasi pendidikannya.

Semua itu bermuara untuk meningkatkan angka harapan sekolah dan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bangka Selatan. Dia tak menampik masih ada banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah di sektor pendidikan.

Khususnya bagaimana mendorong guru di Kabupaten Bangka Selatan ini untuk terus meningkatkan kompetensinya, meneguhkan niat dan tekad untuk menjadi teladan yang tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas kerja sehari-hari.

Baca Juga  Raih Penghargaan Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Basel Bawa Pulang Insentif Rp5,8 M

“Jabatan ini adalah amanah. Jadi harus bisa berkolaborasi dan bekerja sama dengan kalangan civitas baik itu siswa, guru, masyarakat, antar kepala sekolah dan lingkungan sekitarnya,” ucapnya.

Kendari begitu Haris menekankan kepada kepala sekolah Ini nanti untuk segera beradaptasi. Pergunakan waktu dan kesempatan yang ada untuk memberikan pelayanan pendidikan sebaik-baik mungkin kepada masyarakat.

Mengembangkan kedisiplinan, profesionalisme, prestasi kerja serta yang terpenting saling menghargai yang nantinya akan banyak berdampak pada lingkungan belajar di sekolah.

“Segeralah beradaptasi dengan tempat tugas yang baru, pelajari lingkungan sekitar buat langkah-langkah perubahan yang nyata menuju ke arah yang lebih baik bersiap untuk keluar dari zona nyaman,” pungkas Haris.

Baca Juga  Ini Penjelasan Kajari Basel usai Amankan Aset Puluhan Miliar Milik Tersangka AF