Tinggalkan Ruang saat Prosesi Pelantikan, Seorang ASN di Babar Bikin Wabup Naik Pitam
Hal senada juga disampaikan Kepala BKPSDM Babar Antoni Pasaribu. Antoni menilai, tindakan salah seorang ASN yang meninggalkan ruangan ketika prosesi pelantikan berlangsung tersebut tidak melambangkan sikap yang baik sebagai pejabat publik.
“Itu tidak etis, namanya rotasi itu biasa dalam jabatan, bagi menteri semuapun biasa, soal kalau dia tidak menerima hasil ini, tidak begini caranya. Karena penilaian ini bisa saja dari bupati dan wabup, menilai rotasi di tempat yang mereka inginkan,” katanya.
“Mungkin dia tak tepat di OPD A maka dipindahkan, hal biasa rotasi dan mutasi. Nanti akan kita panggil dulu, kalau itu misalkan instruksi pak bupati (non job) akan kita laksanakan karena pak bupati selaku pejabat pembina kepegawaian, saya tadi panggil dan telepon tidak diangkat dia,” jelasnya.
