“Jadi, tetap mengutamakan keselamatan dan untuk target produksi 3 bulan terakhir, memang ada sedikit penurunan, kita memaklumi ini karena faktor cuaca juga sedang tidak bersahabat, penurunannya 10 sampai 15 persen,” tuturnya.

Kata dia, saat ini pihaknya sedang penguatan program panceklik bagi nelayan.

“Jadi, jangan sampai nelayan tidak ada penghasilan ketika tidak bisa melaut pada bulan-bulan tertentu,” ujarnya.

Ia mengatakan, beberapa waktu lalu, pihaknya sudah melakukan panen udang vaname di tambak rakyat Desa Terentang dan hasilnya lumayan memuaskan, yakni 700 kg dalam kurun waktu 2 bulan.

“Ada transaksi sekitar Rp32 juta untuk 1 kolam, kemudian program apartement crab box akan kita kembangkan di Lubuk Lingkuk dan kita kembangkan tambak rakyat di Desa Kayu Besi,” pungkasnya.

Baca Juga  Pahlivi Serap Aspirasi Santri dan Guru Ponpes Al-Muhajjirin Koba