Usai salat, Paat sekitar pukul 19.00 WIB kembali ke perahu. Ia kaget saat Masari tidak berada lagi di atas perahunya.

yang tersisa hanya senter dan peralatan korban.

Paat lalu berusaha mencari korban dengan cara memanggil korban.

Naamun hingga 30 menit kemudian korban tidak ditemukan.

Paat segera melaporkan kejadian tersebut ke masyarakat desa untuk membantu mencari korban.

Pemdes Delas yang mengetahui hal tersebut, melaporkan kejadian tersebut ke Kansar Pangkalpinang

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, I Made Oka Astawa mengungkapkan setelah menerima informasi, pihaknya segera memberangkatkan 1 tim rescue Unit Siaga SAR Toboali menuju lokasi kejadian korban yang diduga hilang diterkam buaya.

Setiba di lokasi, Tim SAR gabungan segera melakukan pencarian terhadap korban yang diduga hilang pada saat kejadian tersebut.

Baca Juga  8 Ton Beras Ludes Terjual hanya dalam 1 Jam Operasi Pasar di Laut Nek Aji Toboali

Pencarian dilakukan dengan penyisiran di permukaan sungai bersama tim sar gabungan dan masyarakat serta keluarga korban.

“Pencarian terhadap korban yang diduga hilang akibat buaya di Desa Delas akan diupayakan semaksimal mungkin. Medan lokasi kejadian yang dekat muara sungai yang dikenal dengan banyaknya habitat buaya menjadi kewaspadaan Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian pada pagi ini. Semoga proses pencarian terhadap korban dapat berjalan dengan lancar dan korban bisa dengan segera ditemukan,” tutur Oka.