Peluang mereka untuk lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia menjadi lebih kecil karena hasilnya, selain kegagalan mereka di rumah.

Setelah pertandingan, Troussier diundang oleh VFF untuk berbicara tentang tanggung jawabnya sebagai pelatih kepala Timnas Vietnam dan Vietnam U-23. Hasilnya, kedua pihak mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kontrak pada 26 Maret 2024.

Dalam keterangannya dari situs resmi VFF, sang pelatih mengucapkan terima kasih kepada para pemain, klub, federasi, dan penggemar yang telah memberikan dukungan positif.

Troussier juga meminta maaf kepada penggemar fanatik Golden Star Warriors—juga dikenal sebagai Timnas Vietnam—karena prestasi tim yang buruk.

VFF berterima kasih kepada pelatih yang selalu melakukan pekerjaannya dengan rasa tanggung jawab dan profesionalisme.

Baca Juga  Bermain Malam Ini Timnas Indonesia Siap Tempur untuk Benamkan Vietnam di Senayan

Federasi juga mengucapkan selamat tinggal dan berdoa agar Troussier dan keluarganya sehat dan bahagia.

Selain itu, VFF menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh penggemar sepak bola negara atas pencapaian tim yang belum mencapai tujuan yang mereka tetapkan sebelumnya.

Mereka berharap fans akan terus mendukung sepak bola Vietnam dan tim nasional sepak bola.(***)