خمسٌ يُفطِرن الصّائِم: الغِيبةُ، والنّمِيمةُ، والكذِبُ، والنّظرُ بِالشّهوةِ، واليمِينُ الكاذِبةُ

Artinya: “Lima hal yang bisa membatalkan pahala orang berpuasa: membicarakan orang lain, mengadu domba, berbohong, melihat dengan syahwat, dan sumpah palsu” (HR Ad-Dailami).

Pertama adalah berdusta atau berbohong, yang merupakan tindakan yang sangat dilarang dalam Islam. Kedua, adalah ghibah atau menggunjing, yang juga merupakan perbuatan tercela yang bisa merusak ibadah seseorang.

Selain itu, adu domba juga termasuk dalam perilaku yang dapat menggugurkan pahala puasa. Perilaku ini tidak hanya merusak hubungan antar sesama, tetapi juga merusak nilai-nilai kebaikan yang seharusnya ditanamkan di bulan suci ini. Sumpah palsu juga termasuk dalam daftar perilaku yang bisa merugikan seseorang di bulan Ramadhan.

Baca Juga  Berkah Ramadhan, Kejaksaan Negeri dan IAD Bangka Selatan Bakti Sosial di Dua Pesantren

Terakhir, adalah memandang lawan jenis dengan penuh syahwat. Perilaku ini tidak hanya mengganggu konsentrasi dalam beribadah, tetapi juga mengundang godaan yang bisa membuat seseorang terjerumus dalam dosa-dosa yang tidak diinginkan.(Dilansir dari Jabar.nu.or.id)