Pertama, menurut Kiai Luqman, di antara rahasia dikabulkannya doa ialah bila seseorang lebih peduli pada nasib umat dan orang lain, dibanding diri pribadi dan keluarganya.

“Bila anda lebih peduli pada nasib umat dan orang lain, dibanding dirimu sendiri dan keluargamu,” jelasnya.

Kedua, sambung Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Muhibbin Caringin, Bogor ini, bila seseorang senang karena dirinya ditakdirkan berdoa dibanding terkabulnya doa.

Ketiga, dalam berdoa hendaknya seorang hamba tidak suka melontarkan keluhan meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa manusia ialah tempatnya mengeluh, selain itu tidak curiga, dan tidak mengabaikan Allah dalam setiap perkara.

“(Di antara rahasia dikabulkannya doa ialah) bila anda tidak suka mengeluh, tidak curiga, tidak mengabaikan Allah,” tandas Direktur Sufi Center Jakarta ini.(Dilansir dari Jabar.nu.or.id)

Baca Juga  Doa Agar Keinginan Terkabul, Benarkah Bisa dengan Bersedekah?