“Itu prediksi arus mudik dari kita, namun kita lihat perkembangan fluktuasinya. Sedangkan arus balik kota prediksi di 15-16 April,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah daerah sudah mulai memberikan beragam kemudahan untuk para pemudik, seperti di Pelabuhan Tanjung Kalian itu sudah menerapkan sistem digital dengan aplikasi Ferizy agar para pemudik dapat memanfaatkan sarana penyeberangan melalui ASDP untuk tujuan Tanjung Api-api.

Jumlah kendaraan bus yang masuk melalui pelabuhan Tanjung Kalian itu sekitar 26.500 lebih dan di tahun ini akan lebih meningkat 40 persen sekitar 39.500 lebih karena sudah melalui sistem digital jadi bisa dilihat bagaimana sistem penyeberangannya.

“Ada zona 1 dan zona 3. Kapal yang disiapkan, untuk roro itu sekitar 14 unit. Dan kita pastikan tingkat pengamanannya. Kita juga sudah sosialisasikan ke masyarakat agar mereka memanfaatkan sarana penyeberangan melalui ASDP jika tujuan mereka ke tanjung api-api agar tingkat kenyamanan mereka terjaga. Di pangkalbalam juga ada 10 daerah pelabuhan yang tergelar,” ujarnya.*

Baca Juga  Momentum Hari Kemerdekaan, Pemprov Babel Lengkapi Dokumen Hanandjoedin sebagai Pahlawan Nasional