Menurut American Heart Association, kedua jenis lemak ini bisa diubah tubuh menjadi kolesterol jahat. Tak hanya itu, asupan tinggi gula pun juga meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik.

Padahal, kolesterol baik diperlukan untuk menyerap kolesterol jahat di dalam darah dan membawanya ke liver, lalu liver akan membuangnya dari dalam tubuh.

Akibatnya, kolesterol pun naik. Anda bisa merasakan keluhan seperi kaki dan tangan mudah kesemutan, otot dan dada nyeri, dan gampang lelah.

4. Gigi rusak

Konsumsi kue kering berlebih juga bisa menyebabkan gigi berlubang. Asupan gula akan memicu bakteri di dalam mulut untuk menghasilkan asam.

Nah, asam ini bisa mengurangi kadar mineral pada gigi. Akibatnya, gigi pun keropos dan berlubang.

Baca Juga  Mengenal Perbedaan Stunting dan Gizi Buruk, Simak Penjelasannya

Selain itu, bakteri yang mengumpul akan membentuk lapisan kotoran yang disebut plak. Plak akan mengeras dan menjadi karang gigi.

Gigi berlubang bisa menyebabkan bakteri berkumpul dan menyebabkan infeksi. Lama-kelamaan, infeksi menyebabkan gusi bernanah dan membuat gigi harus dicabut.

5. Jerawat

Mengonsumsi makanan tinggi tepung dan gula bisa meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan peradangan di seluruh tubuh.

Selain itu, gula darah yang tinggi bisa menyebabkan minyak berlebih di kulit. Minyak dan peradangan inilah yang bisa memicu jerawat.

Studi besar terbitan Journal of the American Academy of Dermatology (2009) juga mengamati bahwa 2.258 pasien Amerika Serikat yang mengonsumsi makanan rendah indeks glikemik bisa mengurangi jerawat pada 87 peserta.

Baca Juga  Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Salat Ied di Masjid Istiqlal

Sebanyak 91 peserta lainnya menyatakan mereka mengurangi pengobatan jerawat setelah mengonsumsi makanan rendah gula.
(Dilansir dari Hellosehat.com)