Beberapa penyakit lain juga dapat berdampak buruk terhadap tingginya kolesterol, apalagi jika penyakit itu tidak kamu obati dan tidak mendapatkan perawatan. Contoh seperti diabetes, obesitas, hipotiroidisme, dan penyakit ginjal.

3. Jarang berolahraga

Olahraga dapat menjaga bobot tubuh agar tetap ideal. Sebaliknya, jarang berolahraga bisa membuat berat badan meningkat, sehingga kadar kolesterol pun ikut naik.

Selain itu, hindari juga kebiasaan duduk terlalu lama. Sebab kebiasaan ini berhubungan dengan obesitas, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Terlalu lama duduk juga bisa membuat kolesterol HDL yang membantu menyingkirkan kolesterol LDL menurun.

Kolesterol bisa dikendalikan dengan olahraga teratur. Kamu tidak harus melakukan olahraga berat, 40 menit berjalan kaki, berenang, dan bersepeda juga cukup. Jika pekerjaanmu menyita waktu, coba bangun dan bergerak setiap 30 menit.

Baca Juga  Begini Cara Mencegah Kolesterol Naik setelah Lebaran

4. Gaya hidup yang tidak sehat

Kurang tidur dan merokok adalah contoh dari kebiasaan sehari-hari yang ternyata bisa membuat kadar kolesterol menjadi tinggi. Tingkat kolesterol LDL bisa meningkat jika kamu jam tidurmu tidak cukup.

Sementara itu, rokok mengandung bahan kimia yang bisa merusak dinding pembuluh darah, dan membuat kolesterol jahat mudah untuk menempel. Bahkan, rokok juga menurunkan kadar kolesterol baik yang berakibat pada menyempitnya pembuluh darah dan mengentalnya darah.

5. Stress

Ketika kamu stres, tubuhmu akan memproduksi kortisol, hormon yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Nah, tapi, selain mempengaruhi hormon, orang yang sedang dilanda stres juga bisa melampiaskannya dengan kebiasaan yang keliru.

Contohnya, makan makanan yang kurang sehat, jadi malas berolahraga, atau merokok. Kebiasaan tersebut justru membuat kolesterol dalam tubuh semakin meningkat. (Dilansir dari Halodoc.com)