Tips dan Trik Menjadi Pengusaha Sukses dan Kaya, Baca Sampai Habis
Namun, pastiin barang tersebut punya nilai guna buat lo dan bisa dijual lagi dengan harga yang lebih tinggi. Misalnya, beli jam tangan branded. Selain bisa dipakai sehari-hari, jam tangan branded juga bisa jadi barang investasi yang bisa dijual lagi.
Pakai Uang Tunai daripada Kartu ATM
Salah satu hal yang bikin lo berpotensi boros adalah pemakaian kartu ATM, terutama kartu kredit. Gimana nggak boros, cuma dalam satu gesekan kartu aja, lo bisa beli barang yang lo pengin.
Tanpa sadar, lo bisa aja udah ngeluarin sekian juta dalam sekali transaksi. Selain itu, pemakaian kartu kredit juga berisiko nambah utang kalau lo nggak bisa bayar tagihannya tepat waktu.
Buffet pun menyarankan buat pakai uang cash saat belanja karena lo bisa lebih ngontrol pengeluaran lo. Kalau emang barang yang bakal lo beli itu harganya lumayan mahal dan nggak mungkin bawa uang cash banyak-banyak, lo bisa pakai kartu debit karena nggak ada tagihannya.
Jangan Berutang buat Investasi
Saat ini, banyak orang yang mulai tertarik buat investasi, mulai di reksadana, saham, sampai kripto. Investasi ini bisa jadi hal yang bagus kalau lo tau apa tujuan investasi lo dan tau instrumen apa yang mau lo beli.
Sebaliknya, investasi bisa bikin lo rugi kalau lo pakai utang atau uang pinjaman buat berinvestasi. Uang pinjaman ibaratnya merupakan uang ‘panas’ yang harus lo balikin ke pemiliknya. Kalau nilai saham lagi anjlok, lo jadi kesulitan buat ngebalikin utang tersebut.
Nah, buat lo yang punya bisnis, investasi ini nggak harus dalam bentuk reksadan atau saham. Lo juga bisa beli mesin atau barang-barang yang bisa dipakai buat keberlanjutan bisnis lo. Lagi-lagi inget, jangan pakai utang buat beli barang tersebut, ya. Lo mungkin bisa menyewa alat-alat tersebut buat memangkas budget sebelum bisa beli sendiri.(Dilansir dari Superlive.id)
