Kata Dia, untuk wilayah Bangka Tengah penerima BPNT sebanyak 3256 KPM yang diserahkan dan diterima KPM setiap bulan sampai dengan Desember 2024.

“Masing-masing menerima 200 ribu sebulan, jadi 600 ribu dan untuk anggaran bersumber dari APBN,” ujarnya.

Kata dia, masyarakat yang menerima bantuan adalah yang terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), untuk menekan cos pengeluaran bagi masyarakat yang memang layak untuk dibantu.

“Jadi, minimal membantu mereka untuk meringankan beban kehidupan sehari-hari dan kegiatan ini rutin setiap tahun sejak covid dan sampai sekarang masih berjalan, cuma untuk penerima ada fluktuasi,” ucapnya.

“Untuk jumlah warga yang menerima tergantung verifikasi di lapangan yang dilakukan tim dan sampai hari ini kita sudah melakukan upaya terbaik dan tepat sasaran,” tambahnya.

Baca Juga  Sidak ke Sejumlah OPD, Sekda Babel Naziarto Sebut 90 Persen ASN Sudah Masuk

Menurut Padhillah, untuk menerima BPNT ini ada persyaratannya, seperti harus masuk DTKS yang berpotensi miskin dan layak untuk diberikan program bantuan.

“Kemudian tidak menerima program lain, yang diusulkan, baik itu bersunber dari APBD dan APBD, serta kita lakukan verifikasi tiap bulan, jika layak kita usulkan,” pungkasnya.(**)