“Jadi ada 1 orang yang dirujuk ke RSUD Sejiran Setason. Paling banyak gastritis atau maag, penanganannya kita bawa ke klinik yang ada di kawasan pelabuhan. Ada 1 orang saat di ruang tunggu mengalami sakit, dan setelah kita periksa, dirujuk,” ucapnya.

Ruci mengatakan, semua pemudik yang mengalami sakit semuanya diberikan izin untuk berangkat setelah mendapatkan perawatan medis. Sedangkan korban yang meninggal dunia, dibawa ke rumah duka di Kabupaten Bangka.

“Bagi yang ingin melakukan pelayaran, untuk mempersiapkan diri seperti menjaga kesehatan dan obat-obatan apabila ada riwayat sakit, untuk mengantisipasi hal-hal tak terduga,” katanya. (**)

Baca Juga  Audensi Tak Hasilkan Keputusan, Warga Kelapa dan Simpang Teritip Tetap Menambang di Areal PT BPL