“Awas, Dek, investasi bodong.” Abi menjawab sambil tertawa.

“Banyak gak, Dek?” tanya Ummi, “gak usah denger kata Abi,” sangkal Ummi.

“Ini, Mi.” Adek menyerahkan amplop kecil yang dikantonginya.

“Wah, setengah juta, Dek, mayan ….” Ummi senyum-senyaum.

“Tuh, kan, investasi bodong, ntar.” Abi memanas-manasi Adek.

“Enggaklah, Ummi baik, koq.” Adek memuji.

“Iya, deh, yang anak Ummi, Ummi baik.” Abi mencebik sambil tersenyum jahat.

Gak papa, yang penting anak lebih percaya ibunya, obrolan investasi bodong diakhiri, karena mobil berhenti sudah sampai ke tujuannya.

Baca Juga  Izin Tinggal