OLAHRAGA, TIMELINES.ID– Inter Milan merayakan gelar Serie A di depan pendukung tuan rumah mereka pada hari Minggu dengan kemenangan langsung 2-0 atas 10 pemain Torino yang akan diikuti dengan parade dan pesta pusat kota.

Dua gol Hakan Calhanoglu di babak kedua memastikan tiga poin di San Siro, di mana pada hari Senin Inter memenangkan kejuaraan liga ke-20 mereka sebagai tim tandang dalam derby Milan yang mendebarkan.

Sebanyak 75.000 penggemar yang hadir pada prosesi di lapangan pada hari Minggu akan dapat mengikuti tim mereka berkeliling Milan saat Inter melakukan parade bus beratap terbuka yang akan berakhir di hadapan ribuan orang di Piazza del Duomo yang merupakan ikon kota Italia.

Baca Juga  Jay Idzes dan Thom Haye Sambangi Stadion Utama Gelora Bung Karno

Calhanoglu memastikan kemenangan liga ke-28 musim ini adalah hal yang tepat karena kapten Turki ini telah menjadi kunci dalam upaya Inter meraih gelar, menjadi salah satu deep-lying playmaker terbaik di Eropa sejak didatangkan dari AC Milan tiga tahun lalu.

“Saya tidak berpikir saya akan mencetak dua gol hari ini, bermain bagus di stadion yang penuh sesak dan sangat menikmatinya,” kata Calhanoglu kepada DAZN.

Pemain berusia 30 tahun itu adalah sosok yang dibenci oleh pendukung Milan, namun ia sering menyinggung wajah mantan penggemarnya musim ini. Dengan Euro 2024 yang semakin dekat, ini mungkin menjadi yang terbaik dalam kariernya.

Dua golnya, gol first time pada menit ke-56 dan penalti empat menit kemudian, menambah jumlah golnya di semua kompetisi musim ini menjadi 15 dan memperbesar keunggulan Inter atas tim peringkat kedua Milan menjadi 19 poin.

Baca Juga  Kesan Pertama Gustavo Saat Latihan Bersama Persija

Calhanoglu belum mencetak banyak gol dalam satu musim sejak mencetak 17 gol saat masih remaja bermain untuk Karlsruher di divisi ketiga Jerman.

“Hari ini adalah hari yang indah, saya tidak ingin membicarakan hal lain (AC Milan). Hari ini saya akan bersenang-senang,” tambah Calhanoglu.

Namun Inter terbantu dengan dikeluarkannya Adrien Tameze pada menit ke-49 karena melakukan pelanggaran terhadap Henrikh Mkhitaryan, wasit Maria Sole Ferrieri Caputi membatalkan keputusan awalnya untuk memberi kartu kuning kepada Tameze setelah dilakukan pemeriksaan di monitor sisi lapangan.