Selain itu bertahannya tim berjuluk Singo Edan ini di kancah tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia, disambut gembira oleh pelatih Widodo Cahyono Putro. Sebab dia datang saat tim benar-benar terpuruk dan telah melakukan 3 pergantian pelatih sebelumnya.

“Kami bersyukur masih tetap berada di BRI Liga 1. Ini adalah hasil kerja keras dari semua yang mendukung Arema, baik pemain, manajemen, tim, maupun suporter,” tuturnya.

Rasa syukur juga diungkapkan kapten Arema FC Johan Ahmat Farizi. Tim berhasil mengakhiri kompetisi dengan bertahan di BRI Liga 1 musim depan. Meskipun selama BRI Liga 1 2023/24 dia hanya bermain sebanyak 17 kali karena cedera.

“Nggak ada kata-kata lain selain bersyukur. Alhamdulillah, dengan perjuangan kita semua, pelatih, pemain, manajemen, semuanya yang sudah mensupport kita, mendukung, dan mendoakan kita,” ucap pemain yang identik dengan nomor punggung 87 itu.

Baca Juga  Masih Ingat Gustavo Lopez? Kini Menjabat Sebagai Manajer PSS Sleman

“Kami banyak berterima kasih bisa mendapat hasil seperti ini. Kami bersyukur. Alhamdulillah,” sambungnya.(Dilansir dari Ligaindonesiabaru.com)