Pertumbuhan Ekonomi Bangka Belitung Terjun Bebas, Triwulan 1 hanya 1,01 Persen
“Subkategori industri logam dasar yang ditopang oleh logam timah mengalami penurunan cukup dalam seiring terkendalanya perolehan bahan baku bijih timah. Kondisi ini turut dipengaruhi oleh RKAB smelter timah yang belum terbit seluruhnya pada Februari 2024. Namun demikian, kinerja pertumbuhan industri makanan dan minuman (industri minyak kelapa sawit/CPO) menahan perlambatan LU Industri Pengolahan lebih lanjut,” ujarnya.
Sementara, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung, Rommy Sariu Tamawiwy mengatakan, pihaknya senantiasa mempererat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta mitra strategis lainnya untuk terus memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi baru dan kebangkitan sektor ekonomi unggulan yang memiliki daya ungkit di wilayah Babel .
“BI Babel dan Pemerintah Daerah akan terus mendorong promosi pariwisata, produk UMKM, ekonomi keuangan syariah, dan digitalisasi sistem pembayaran,” ucap Rommy. (Debi Nirwandi/Lalang Gumilang rri.co.id)
Sumber: rri.co.id
