“Motor bahkan mobil juga bisa masuk dan bayar seikhlasnya, mudah-mudahan lebih ramai lagi, sehingga bisa membantu perekonomian warga sekitar,” sambungnya.

Sementara itu, salah satu penjual di Pantai Cemara, Bintang (22) mengaku baru berjualan selama 2 minggu.

“Jualan baru 2 minggu, itu pun cuma di hari libur, Sabtu dan Minggu. Biasanya jualan resol, sosis, nugget, es dan lainnya,” ujarnya.

Ia mengaku, pemasukan jualan tidak menantu, apalagi perekonomian Bangka Tengah semakin merosot.

“Omzet penjualan tidak menentu, dengan kondisi ekonomi seperti ini, timah murah, sawit juga murah, apalagi ada yang terkena PHK, semoga perekonomian Bangka Tengah lebih baik lagi, jadi dagangan juga ada yang beli,” pungkasnya.

Baca Juga  Persyaratan Administrasi Dua Paslon Belum Benar, KPU Bateng Beri Waktu 3 Hari