“Karena memang menurut kami mengelola Bangka Tengah tidak bisa sendirian, kita harus kerja bersama, kolaborasi,” tambahnya.

Menurut Apri, kondisi ekonomi Bateng saat ini kurang baik, angka putus sekolah juga masih cukup tinggi.

“IPM kita masih dibawa daerah tetangga dan lalu kejahatan terhadap perempuan serta anak di Bangka Tengah juga masih tinggi,” tuturnya.

Apri menambahkan, berbagai kompleksitas dari persoalan tersebut tidak bisa diselasaikan sendiri.

“Jadi apa yang kita lakukan ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk ikut menata Bangka Tengah lebih baik,” ujarnya.

“Kita hanya sama-sama memerankan skenario Tuhan, Allah Azza Wa Jalla. Makanya kami luruskan niat untuk wakafkan diri bagi Bangka Tengah. Semoga Allah ridho, Aamiin,” imbuhnya. (**)

Baca Juga  KPU se-Bangka Belitung Mulai Buka Pendaftaran KPPS Pilkada 2024