Lebih lanjut, pihaknya pun terus menggencarkan program Semarak Babel (Semangat Menanam Rakyat Bangka Belitung). Saat ini program tersebut tengah difokuskan untuk meningkatkan produksi cabai dan bawang.

Tak hanya itu, subsektor holtikultura juga tak luput dari perhatiannya. Sebagai upaya mendorong terciptanya kemandirian dan ketahanan pangan, ia mendorong para petani untuk budidaya pisang cavendish.

“Offtakernya sudah ada. Tinggal bagaimana kita merubah mindset masyarakat dari sektor tambang ke agraria,” terangnya.

Berbagai langkah tersebut mendapat atensi dari Deputi Bidang Kerawanan Pangan Dan Gizi, Badan Pangan Nasional Nyoto Suwignyo. Ia menilai konsep kemandirian pangan yang disampaikan orang nomor satu di Babel tersebut sudah baik, tinggal bagaimana keterlibatan seluruh pihak untuk menyukseskannya.

Baca Juga  Diserahkan ke JPU, Kasus Tipikor Timah Eks Bos Sriwijaya Air Hendry Lie Segera Sidang

“Risiko kedaruratan pangan di Babel bisa terjadi karena belum mampu memenuhi kebutuhan di daerahnya. Dengan langkah dan kebijakan yang diambil, kami harapkan terdapat progress yang meyakinkan,” ujarnya.*