“Kita berharap, semua umat dapat mempererat tali persaudaraan antar sesama untuk perdamaian dunia. Semoga cahaya lampion yang diterbangkan malam ini menjadi penerang bagi jalan hidup yang lebih baik dan damai,” ucap Hartati Murdaya.

Prosesi pelepasan lampion ini dimulai tepat pukul 21.00 WIB hingga 22.30 WIB. Tampak, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, Dirjen Bimas Hindu, Supriyadi, para perwakilan Majelis Buddha, dan para Bhikkhu. Meski suasana kota sejuta bunga ini terpantau diguyur gerimis, namun suasana tetap berjalan lancar hingga selesai acara.

Koordinator Lampion Waisak Nasional 2024 yang juga Ketua Umum Wanita Buddha Mahanikaya Indonesia, Fatmawati menyampaikan bahwa pelepasan Lampion Waisak merupakan acara yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat pada tiap perayaan Waisak. Pelepasan Lampion ini sudah menjadi ikon Waisak Nasional di Candi Borobudur.

Baca Juga  Lakukan Sholat Dhuha Untuk Mengawali Hari Dengan Keberkahan

“Setiap tahunnya, pelepasan lampion sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia, mancanegara, baik umat Buddhis yang melakukan ritual maupun turis yang hadir ke Candi Borobudur,” kata Fatmawati.

Untuk diketahui bersama, ratusan lampion yang diterbangkan ini berbahan kertas dan ramah lingkungan, sehingga setelah diterbangkan akan terurai oleh api seiring tingginya lampion terbang. (Penulis: M Arif Efendi/Editor: Selamet MS).