“Bangka Tengah sekarang hancur parah, asli pasar sepi bener, bejual ge rase sepi,” tuturnya.

Terpisah, salah satu pedagang toko kelontong, Zikri mengalami hal serupa, bahkan dagangannya sempat tidak ada yang membeli.

“Memang sepi parah, kadang 2 sampai hari toko saya tidak laku sama sekali, pembeli mengurangi belanja, siapa pun senang belanja, kalau ada duit, tapu sekarang susah,” tuturnya.

“Jangan sampai, karena mau Pilkada ini, pemimpin-pemimpin daerah dan kota tidak ngurus rakyat lagi, nambah sibuk nyalon, tolong segera ambil tindakan,” sambungnya.

Ia pun berharap, agar harga timah dan sawit naik.

“Semoga harga timah dan sawit naik lagi, banyak pabrik sawit buka baru, karena 2 sektor ini sangat mempengaruhi ekonomi masyarakat Bangka Tengah,” imbuhny

Baca Juga  Komite Transformasi Digital Bangka Tengah Resmi Dibentuk