BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) Kabupaten Bangka Selatan menggelar wisuda 2.025 santri TPA di Gelanggang Olahraga Junjung Besaoh, Selasa (28/5/2024).

Ketua BKPRMI Basel, Ari Dinata menjelaskan selama 9 tahun terakhir Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Bangka Selatan telah membebaskan 18.000 anak dari buta aksara Al-Quran.

“Kurang lebih sudah 18.000 anak yang diwisuda selama sembilan tahun ini. Persentase daripada anak didik kita itu antara 30 sampai 40 persen dari total anak didik kita sebanyak 11.000 orang,” kata Ari.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bersama BKPRMI terus berkomitmen untuk memberantas buta aksara Al-Qur’an terutama di kalangan generasi muda.

Baca Juga  Perkuat Sinergi untuk Bangun Basel, Riza-Debby Ikut Retreat Kepala Daerah

Sementara, Wakil Bupati Basel Debby Vita Dewi mengatakan, pendidikan Al-Qur’an sangat penting untuk membentuk generasi  Qurani yang tangguh.

Oleh sebab itu, pihaknya menggandeng BKPRMI dalam mensukseskan program buta aksara tersebut.

Semuanya dinilai sangat bagus dan cukup membantu bagi mereka yang masih belum bisa membaca Al-Qur’an karena adanya program pendidikan.

“Sebuah prestasi yang luar biasa bagi Bangka Selatan dan menjadi kebanggaan bagi kita semua, bahwa pada tahun ini sebanyak 2.025 orang santri yang wisuda. Diharapkan ke depan BKPRMI terus berkontribusi mencerdaskan anak-anak,” ujar dia.

Debby memaparkan, pemerintah setempat mendukung penuh semua kegiatan untuk mengentaskan buta aksara Al-Qur’an melalui kegiatan sosial.