Selain membersihkan tempat penampungan dan menguburkannya, pengurus Katar dan Jumantik juga menamburkan bubuk abate di bak atau ember yang biasa digunakan warga.

“Kita harapkan melalui kegiatan ini warga selalu menjaga kebersihkan agar kita bersama-sama terhindar dari penyakit DBD khususnya,” kata pria biasa disapa Hayi ini.

Seperti diketahui, sejak Januari hingga Mei 2024 terdapat 119 kasus DBD yang terjadi di Toboali. Dua di antaranya meninggal dunia.

Baca Juga  DBD di Bangka Barat Capai 162 Kasus: Waspada, Anak-Anak Rentan Terjangkit