Sementara, Kadis Pertanian, Risvandika, menjelaskan bahwa TNI telah terlibat dalam optimalisasi lahan berdasarkan MoU antara TNI AD dan Kementerian Pertanian.

Tujuan dari optimalisasi lahan sawah ini adalah agar persawahan di Bangka Selatan dapat dimanfaatkan secara optimal dan maksimal.

Risvandika juga mengungkapkan bahwa optimalisasi lahan sawah di daerah Bangka Selatan mencapai 6601 hektar. Para pemenang tender atau ekatalog diharapkan dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu, tempat, dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Dinas Pertanian Bangka Selatan berharap agar koordinasi di lapangan dapat berjalan dengan baik, dengan dukungan dari Babinsa.

Baca Juga  PWI Basel Kembali Kenalkan Dasar Jurnalistik ke Puluhan Peserta Perkemahan Wirakarya III