Sejauh ini, dari hasil pemeriksaan hewan kurban di seluruh kecamatan. Kata Nurudin belum ada laporan yang masuk terkait indikasi temuan hewan kurban yang tidak layak untuk di kurban menjelang lebaran idul adha.

Pemerintah daerah Kabupaten Bangka Selatan juga memiliki tiga pusat kesehatan hewan (Puskeswan) dan dokter hewan yang bertugas untuk memantau langsung sapi-sapi dilapangan maupun yang akan masuk ke Bangka Selatan supaya tetap dalam kondisi sehat dan terhindar dari berbagai jenis penyakit.

“Saya sarankan peternak maupun pedagang segera menyampaikan ke petugas kami apabila ada hewan ternak terindikasi penyakit atau tidak layak dikurbankan. Sehingga nantinya bisa diambil tindakan cepat oleh petugas baik tindakan isolasi maupun vaksinasi,” harapnya.

Baca Juga  Bangka Selatan Dapat Kucuran Rp25 M untuk Peningkatan Infrastruktur Pertanian