Lebih lanjut, ia juga menyebut komponen laporan keuangan tahun 2023, yakni Laporan Realisasi Anggaran (LRA) terdiri dari realisasi pendapatan daerah sebesar Rp980.034.754.586,95 atau 98,93 persen dari anggaran pendapatan Rp990.639.724.760,00.

“Kemudian, realisasi belanja daerah dan transfer sebesar Rp1.015.629.454.994,01 atau 92,09 persen dari anggaran belanja sebesar Rp1.102.896.070.760,00 dan defisit realisasi sebesar Rp35.594.700.407,06 serta pembiayaan netto Rp112.256.346.246,00,” terang Era.

“Sedangkan untuk realisasi penerimaan Silpa tahun anggaran 2023 sebesar Rp113.256.346.246,00 dan realisasi pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal pemerintah tahun 2023 sebesar Rp1.000.000.000,00,” sambungnya.

Dikatakan Era, untuk laporan perubahan saldo anggaran lebih sebesar Rp76.661.654.838,94 dan untuk neraca sebagai gambaran posisi keuangan, seperti aset dan lainnya, yakni posisi aset daerah per 31 Desember 2023 Rp1.621.963.354.193,17.

Baca Juga  Era Susanto Ambil Alih Kepemimpinan TPPS Bangka Tengah, Ini Harapan Bupati

“Dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp1.664.404.568.316,64 mengalami penurunan nilai aset Rp22.441.214.123,47 atau 1,36 persen,” pungkasnya.