“Di SD ini kami telah bermain, belajar, tertawa, dan kadang menangis bersama. Saling mendukung dan menginspirasi. Sebab itu maaf bapak ibu guru diharapkan atas salah dan khilaf kami,” imbuhnya.

Parhan, yang menjadi peringkat pertama ini memaparkan tentang hal selama sekolah di SD 3 Pulau Besar.

Acara dilanjutkan dengan pengumuman peringkat dalam pembelajaran. Dimulai dari peringkat 5 Ananda Reza Aditya, peringkat 4 Wilma Monika, peringkat 3 Aidil Fitriansyah, peringkat 2 Choirul Mustaqim, dan peringkat 1 Farhan Dwi Ireza.

Anak kelas 6 menyerahkan kenang-kenangan yaitu kursi plastik bercorak rotan untuk sekolah.

Serah terima kembali kepada wali siswa kelas 6 yang diwakili oleh orang tua Aulia Rinata Pratiwi menjadi rangkaian acara berikutnya.

Baca Juga  Warga Luar Bangka Selatan Antre Permainan Bianglala

Ucapan perpisahan dari Wali Kelas VI, Sri Suhartinah, S.Pd.SD.,  menyampaikan poin penting  kerja sama tim dalam menyukseskan acara sederhana ini. Dengan berurai air mata, Sri menyampaikan pesan permintaan maaf semua.

“Hari ini kalian belajar berdiri, selanjutnya kalian harus belajar berjalan dan berlari untuk menggapai sukses. Ayah ibu yang senantiasa melangitkan doa demi melihat sukses. Hasil 15 tahun kemudian akan disaksikan dengan pondasi sekarang. Jangan lupakan akhlak karena akhlak lebih tinggi dari ilmu. Allah lebih menyukai orang yang berakhlak mulia, maka di mana pun berada, akhlak dikedepankan.”

Alhamdulillah acara berjalan lancar, ada tangis dalam rangkaian acara pisah sambut dan kata sambutan dari wali kelas VI.

Baca Juga  PPDB di Bangka Selatan Segera Dibuka, Berikut Jadwalnya

Para siswa berencana melanjutkan, baik ke sekolah umum, sekolah agama, maupun pondok pesantren.

Semoga ke depannya SD Negeri 3 menghasilkan lulusan yang berakhlakul karimah, dengan nilai ANBK semakin baik, sesuai hasil ujian tahun 2023 kemarin yang semakin meningkat, seperti dikatakan kepala sekolah SD Negeri 3 di awal kata sambutannya.