Mau Kulit Sehat dan Mulus? Yuk Ketahui Manfaat Vitamin E
Ini juga bisa mengurangi berbagai gejala gangguan kesehatan yang diakibatkan ketidakseimbangan hormon, misalnya berat badan naik, sakit perut saat menstruasi, infeksi saluran kemih, alergi, hingga kecemasan berlebih.
Menunjang Kehamilan dan Perkembangan Janin
Manfaat vitamin E yang selanjutnya adalah mampu untuk menunjang proses kehamilan Sobat Sehat yang perempuan. Selain vitamin B kompleks, ibu hamil juga membutuhkan vitamin E yang berperan untuk melindungi asam lemak kritis pada janin.
Selain itu, vitamin E juga memiliki peran penting dalam perkembangan saraf dan otak janin dalam tahap awal.
Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer
Tidak hanya mengandung senyawa tokoferol, vitamin E juga memiliki kandungan senyawa tokotinerol. Menurut beberapa penelitian yang sudah pernah dilakukan, senyawa tersebut memiliki sifat antiinflamasi yang mampu untuk mencegah penyakit Alzheimer.
Sebab, vitamin E berperan langsung dalam mencegah penurunan fungsi otak sehingga dapat memperlambat kondisi kehilangan memori. Oleh karena itu, apabila kebutuhan vitamin E dan vitamin C selalu terpenuhi, ini bisa mengurangi risiko demensia.
Menjaga Kesehatan Kulit
Meningkatkan dan menjaga kesehatan kulit menjadi manfaat vitamin E yang banyak diketahui masyarakat. Pada umumnya, vitamin E berperan dalam melindungi kulit dari kerusakan. Namun, vitamin E untuk kulit ini tidak hanya sampai di situ saja, contohnya saja:
●Dapat melembapkan kulit karena vitamin E bisa membentuk lapisan minyak pada permukaan kulit.
●Mencegah munculnya keriput yang bisa muncul akibat paparan radikal bebas.
●Mempercepat proses penyembuhan luka.
●Menyamarkan flek hitam akibat produksi melanin kulit yang meningkat, apalagi setelah terkena paparan sinar matahari secara berlebihan.
Melihat berbagai manfaat vitamin E di atas, sepertinya memenuhi kebutuhan vitamin E sangatlah penting dan tidak boleh ditinggalkan. Oleh karena itu, Sobat Sehat perlu mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung vitamin E karena tubuh tidak bisa memproduksinya, seperti:
●Biji bunga matahari
●Sayur bayam
●Kacang-kacangan
●Tomat
●Mangga
●Alpukat
●Paprika merah
(***)
