Sukirman Sebut Oknum Pegawai yang Diduga Selingkuh Bekerja di Disbudpar Babar
“Karena warga penasaran, kesal, emosi karena sudah lihat, jadi langsung buka paksa pintu samping kanan ke luar juga yang laki-laki tadi. Karena Ibu AL sempat membantah. Setelah pintu itu dibuka, baru ke luar laki-laki. Tapi saya tidak tahu dia di kursi depan atau belakang,” katanya.
Dia menyebut, sebelum penggerebekan dilakukan aksi yang dilakukan mereka sudah kerap dilakukan. Hal ini dia tahu dari warga sekitar yang menyampaikan kepadanya bahwa rumah yang dihuni AL sering didatangi AG. Itupun bukan hanya satu kali, namun sudah sering.
“Mereka tidak mengaku saat itu, bilang kalau sebatas ada urusan pekerjaan. Saya tanya, kalau ini urusan pekerjaan kenapa tidak ngobrol di teras atau ruang tamu. Makanya dibawa ke Polsek. Pak Bhabin menahan emosi warga juga,” ungkap dia.
“Apalagi warga semua datang dari 4 RT di RW saya ke rumah Ibu AL. Keduanya sudah berkeluarga, AG sempat saya tanya, istri kamu orang mana, dia bilang orang KM dan masih dalam proses perceraian. Sudah itu saya tanya kepada istrinya,” katanya.
“Karena istri AG sempat datang juga ke Polsek. Katanya masih dalam proses perceraian, cuma belum melapor ke pengadilan, baru jatuh talak. Si laki-laki juga bilang masih proses perceraian, secara negara masih sah suami istri, secara agama sudah cerai,” katanya.
Sementara itu, AL juga sudah bersuami walaupun suaminya bekerja di luar kota. Yang Sukirman tahu, keduanya bekerja di Dinas Pariwisata Babar. AL sendiri adalah PNS, atasan AG yang berstatus honorer.
“Suami Ibu AL sempat bilang tahan di Polsek malam itu. Saya pikir kasihan, di rumah ada anaknya, nanti pagi si anak bangun ke mana ibunya. Makanya saya sarankan untuk tidak ditahan di Polsek,” jelas Sukirman.
