“Dengan kawasan wisata yang selalu terjaga kebersihannya, tentu akan membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati keindahan tempat wisata khususnya di daerah kita yang kita cintai,” bebernya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Babar, Heru Warsito menambahkan, Sapta Pesona itu memiliki 7 unsur. Di antaranya ada aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan. Sapta Pesona tersebut perlu diterapkan dalam hal wisata.

“Penerapan Sapta Pesona merupakan salah satu upaya dalam memberikan pelayanan prima kepada wisatawan khususnya untuk desa wisata dan pengelola destinasi wisata. Salah satu unsur Sapta Pesona tersebut yaitu bersih, dalam pengertian lingkungan, kualitas produk dan pelayanan di destinasi wisata yang mencerminkan keadaan yang sehat,” ungkapnya.

Baca Juga  Polisi Buru 3 Pelaku Perundungan di Bangka Barat

“Kita berikan rasa nyaman dan senang bagi wisatawan dalam melaksanakan perjalanan atau kunjungan. Setelah terciptanya kebersihan dan sanitasi di destinasi wisata, maka secara tidak langsung akan menciptakan suasana yang indah dan menarik,” tambah dia.

Dengan begitu, kata Heru, memberikan kesan yang mendalam bagi wisatawan, sehingga mereka ingin berkunjung kembali dan mendorong promosi ke pasar wisatawan yang lebih luas. Ia berharap, setelah mengikuti penelitian ini para peserta mampu mempelajari manajemen pengelolaan sampah di destinasi wisata, sehingga sampah tidak lagi menjadi permasalahan berkelanjutan yang tidak ada solusinya.