“Kita menindaklanjuti informasi yang kita terima tapi pada saat diperiksa tidak ditemukan timah,” ujarnya.

Ia menyebut, ke empat truk yang sempat diamankan itu hanya berisi minyak goreng merek minyakita dari pulau Belitung.

“Isinya minyak goreng merek Minyakita dari Belitung,” jawabnya.

Usai dilakukan pemeriksaan, lanjut Raja ke empat sopir dan kernet mobil truk itu pun dilepaskan dan melanjutkan perjalanan ke Pangkalpinang.

“Usai diperiksa, mobil lanjut perjalanan ke Pangkalpinang,” terangnya.

Raja menjelaskan, saat ini jajaran Satreskrim Polres Bangka Selatan terus memperketat pintu masuk dan keluar pulau Bangka, khususnya di pelabuhan Sadai.

Hal itu untuk mengantisipasi penyelundupan barang ilegal ke pulau Bangka. Pasalnya, pelabuhan Sadai kerap dijadikan akses masuk ke pulau Bangka membawa barang ilegal.

Baca Juga  Rohis SMAN 2 Toboali Rutin Gelar Sholat Duha dan Pembacaan Yasin, Ini Tujuannya

Sebelumnya, Polres Bangka Selatan dan Ditpolairud Polda Bangka Belitung berhasil mengamankan 1 ton daging babi dan 10 ton pasir timah kering tanpa dokumen dari pulau Belitung hendak dibawa ke Bangka melalui pelabuhan penyeberangan Sadai.