“Kita akan usahakan apa yang dibutuhkan Catherine bisa kita penuhi selama masa karantinanya kelak dan kita juga kasih apresiasi dan penghargaan untuk Catherine seperti perwakilan tahun kemarin,” ucapnya.

Sementara itu, Catherine anggota Paskibraka yang lolos ke Nasional mengaku tak menyangka bisa lolos dan mewakili Bangka Tengah di kancah Nasional. Ia hanya dapat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya.

“Puji Tuhan tentunya karena ini semua adalah kehendak Tuhan dengan doa orangtua, dukungan penuh dari pak bupati beserta kakak-kakak pelatih serta tim pelatih dan masyarakat yang selalu mendoakan Catherine. Itu adalah rasa terima kasih yang mendalam untuk semua,” ucapnya sembari menahan air mata.

Baca Juga  Baru 7 Hari, Coklit di Bangka Tengah sudah Capai 60,90 Persen

Catherine bahkan tak bisa berkata-kata dan hanya memberikan prestasi ini untuk masyarakat Bangka Tengah yang sampai saat ini masih memberikan support kepada dirinya.

“Tentu prestasi ini adalah prestasi kita masyarakat Bangka Tengah. Catherine hanya perantara membuat Bangka Tengah lebih baik lagi. Satu hal lagi, kebanggaan ini juga Catherine peruntukan untuk mama dan papa yang selalu memberikan dukungan, doa, support dan semuanya kepada Catherine. Mama dan papa Catherine ucapkan terima kasih,” ujarnya.

Sementara itu, Aiptu. Tri Handoyo selaku ketua pelatih sangat Bangga karena masih mampu memberikan yang terbaik untuk Bangka Tengah dengan tetap mempertahankan perwakilan dari Bangka Tengah.

“Tentu support dari orangtua, pak bupati, kesbangpol adalah resep yang tak bisa dihilangkan dalam membentuk paskibraka ya g berkualitas. Kami tim pelatih hanya menorehkan ilmu kami kepada anak-anak dan hasilnya ditentukan oleh Tuhan yang diiringi dengan support tadi,” ujarnya.

Baca Juga  Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Kolong Air Nona Nibung

Aiptu. Tri menjelaskan, para anggota paskibraka yang terpilih sudah mulai akan dikarantina untuk menyambut hari kemerdekaan 17 Agustus mendatang.

“Sekarang semua anggota paskib yang sudah terpilih dan mereka sudah mulai akan di karantina untuk membekali kembali mereka dengan baik. Nasional biasannya 1 bulan nu ggu pusat, Untuk provinsi dan kabupaten biasannya 20 hari sebelum hari H,” imbuhnya.