AKBP. Gultom menegaskan, dirinya tak mungkin membiarkan adanya aktivitas ilegal, apalagi terjadi didepan matanya.

“Saya dibayar negara untuk menegakan hukum, jadi tidak mungkin saya membiarkan adanya tindakan ilegal, apalagi depan mata saya. Apalagi kalian masih tetap bekerja saat kami datang,” tegasnya.

AKBP. Gultom juga menegaskan bahwa ini adalah imbauan terakhir yang dilakukan dan akan langsung menindak para penambang ilegal yang ada di Merbuk-Kenari-Punguk.

“Kedatangan saya hari ini harusnya langsung menegakan hukum. Tapi karena melihat masyarakat yang ada saya masih mengimbau. Tapi ini adalah imbauan terakhir dan jika masih melakukan kegiatan ilegal, maka kami akan lakukan razia gabungan,” tegasnya.

“Kan legalnya masih diurus. Jadi mohon bersabar dan menunggu sampai legalnya keluar, biar semuanya terjaga kamtibmasnnya. Intinya apabila saya mendapatkan informasi masih melakukan tindakan ilegal, maka akan kami tindak langsung,” tuturnya.

Baca Juga  Ditpolairud Polda Babel Bongkar Aksi Penyelundupan 177.600 Benih Lobster Rp35 M