Ia mengatakan, jumlah terbanyak yang ditemukan berada pada rentang usia 25-49 tahun. Berdasarkan kasus baru yang ditemukan di tahun 2023 sejumlah 35 orang, 3 diantaranya berada pada rentang usia 20-24 tahun. Kemudian 31 orang usia 25-49 tahun.

“Sementara ada 1 orang berusia di atas 50 tahun. Untuk kasus baru tahun 2024 sampai bulan juni ini ditemukan 4 kasus dengan rentang usia 25 sampai 49 tahun. Karena ada 4 anak yang kena ini, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan di sini,” ungkapnya.

“Pencegahan yang bisa dilakukan agar anak tidak tertular yaitu memberi pengobatan yang tepat kepada ibu. Untuk menekan pertumbuhan virus dan memberikan layanan prolaksis kepada bayi baru lahir untuk mencegah penularan dari Ibu ke bayi,” katanya.

Baca Juga  Sebelum Resmi Tinggalkan Babar, Iptu Budi Ungkap Pasutri Pengedar Sabu