BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Barat (Babar) terus memantau kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV). Berdasarkan data terbaru yang dirilis, jumlah orang yang terjangkit virus HIV di Negeri Sejiran Setason mencapai 86.

Kata Kadinkes Babar, Muhammad Safi’i Rangkuti, puluhan orang yang terjangkit ini tersebar di berbagai kecamatan. Hal ini juga sudah didata di Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) yang memberikan layanan Perawatan, Dukungan dan Pengobatan (PDP).

“Kalau di Puskesmas Mentok itu orang dengan human immunodeficiency virus atau ODHIV jumlahnya 18, Puskesmas Simpangteritip 1, 6 di Puskesmas Kelapa, 7 orang di Puskesmas Jebus dan 10 orang di Puskesmas Puput,” ujarnya, Rabu (26/6/2024) siang.

Baca Juga  Inilah Ragam Kegiatan Menarik di Desa Pelangas Tiap Tahunnya, ada Jerieng Culture Festival

Selanjutnya Puskesmas Sekarbiru ada 13 orang, 6 orang di Puskesmas Tempilang, dan 25 orang di RSUD Sejiran Setason. Sementara itu, tambah Muhammad Safi’i Rangkuti, Puskesmas Kundi tercatat tidak ada pasien ODHIV yang dilayani sampai dengan saat ini.

“Kalau dari data yang kita rangkum, jadi untuk tahun 2024 ditemukan 4 kasus baru. Empat kasus baru ini ditemukan di RSUD Sejiran Setason. Asalnya 1 orang beralamat Kecamatan Jebus dan 3 orang beralamat di Kecamatan Mentok,” sebut Rangkuti.