22 Anak Putus Sekolah, Pemerintah Kecamatan Manggar Siapkan Program Bapak Asuh
“Kita akan membagi sesuai dengan permasalahan yang dihadapi anak-anak. Misalnya mereka yang memiliki masalah di kenakalan maka akan kami arahkan kepada Kapolsek dan Danramil. Yang nantinya baik Bapak Angkat maupun Anak Angkat akan ditetapkan dengan SK Camat,” jelas Herri.
Ia mengungkapkan sebenarnya kegiatan Bapak Angkat ini sudah mulai jalan semenjak tahun lalu, namun belum menyeluruh. Kecamatan Manggar bahkan sudah menyiapkan mobil angkutan untuk membantu transportasi anak-anak yang terlalu jauh ke sekolah.
“Insyaallah kegiatan ini secara menyeluruh akan kami terapkan di minggu ini, bertepatan dengan persiapan tahun ajaran baru. Bahkan sudah ada laporan dari masyarakat dan guru yang melaporkan kondisi anak yang putus sekolah untuk ditindaklanjuti,” ungkap Herri.
Sementara itu Bupati Beltim Burhanudin menyatakan dukungannya atas program yang dilakukan oleh Camat Manggar. Apalagi program itu terkait dengan Program Kabupaten Beltim ‘Yuk Sekula’.
“Apa yang dilakukan Camat Manggar ini merupakan inisiatif, sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah di tingkat kecamatan. Beliau ini melihat terhadap kondisi eksisting dengan melibatkan berbagai stake holder yang ada di kecamatan,” jelas Burhanudin.
Dengan Program Bapak Angkat ini, Aan sapaan Burhanudin berharap ada komitmen yang dari semua pihak serta muncul kesadaran dari masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih baik.
“Dengan program ini kita dapat menjelaskan ke masyarakat tentang pentingnya pendidikan yang harus mereka tempuh mengingat kita akan menghadapi era globalisasi dan Indoensia Emas 2024 dengan menyiapkan SDM yang terbaik,” ujar Aan. (@2! Kominfo beltim)
