Dikemukana dia, kalo hanya sekedar pengerukan alur maka hal itu akan menjadi mudah namun karna sudah membawa perusahaan dan urusan ekonomi maka terus menjadi persoalan. Dirinya pun berharap para teman-teman nelayan dapat terus berjuang akan keinginannya itu.

“Kita berharap teman-teman nelayan bisa terus berjuang artinya tidak bisa kita diamkan (persoalan ini) agar kepentingan nelayan ini tidak terus terabaikan,” tegasnya.

Ditempat berbeda, Beliadi menambahkan, bahwa persoalan pengerukan alur muara Jelitik sudah pernah dilakukan penindakan dan sifatnya berbentuk diskresi.

Namun diskresi yang disepakati tidak seperti yang diharapkan oleh para nelayan.

“Setelah itu ada pemain baru datang membuat masyarakat ini merasa risih, karna menurut mereka PT Pulomas ini sudah banyak berbuat, sehingga mereka ini dak enak karna PT Pulomas sudah menolong lama,” tuturnya.

Baca Juga  Kajati Babel Sebut ada Dua Persoalan Hukum Terkait Pendangkalan Alur Muara Jelitik

Beliadi juga menyarankan agar pengerukan alur muara Jelitik ini dapat dilakukan oleh perusahan yang lama, sesuai keinginan dari nelayan.

“Tadi ku sarankan agar mereka kembali mengeksekusi diskresi yang lama, setelah itu rapat forkopimda tanda tangan bersama untuk diambil diskresi agar diambil tindakan supaya nanti mereka bisa melakukan pengerukan dan lain sebagainya. artinya masyarakat bisa beraktifitas dan persoalan Jelitik selesai,” tutup Politisi Gerindra ini.

Sementara itu, perwakilan eksekutif yakni Pj Sekda Pemprov Babel Fery Apriyanto mengatakan akan segera menindaklanjuti apa saja yang memang harus diselesaikan.

“Kita dari Pemprov Babel akan menindaklanjuti apa yang menjadi hal-hal yang harus diselesaikan baik itu jangka pendek baik nanti rencana jangka panjangnya, sehingga ini bisa dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.*

Baca Juga  5 Cara Agar Mental Wanita Lebih Kuat, Harus Berani Lakukan Nomor 4 Ya