“Jadwalnya kita akan gelar tanggal 23 Juli ini, selama seminggu. Sasarannya usia 0 sampai dengan 7 tahun atau usia 8 tahun kurang 1 hari. Ini tidak melihat status polionya, misal ada bayi usia 2 atau 3 bulan sudah diberikan vaksin polio, tetap diberikan vaksin ulang,” katanya.

Kalau sudah diberikan dosis pertama, nanti akan diberikan dosis kedua dengan jarak dua pekan setelah dosis pertama. Rencananya, pemberian dosis vaksin polio kedua itu di tanggal 6 sampai 12 Agustus 2024 mendatang.

“Dalam pelaksanaannya, pemberian vaksin polio diberikan sebanyak dua tetes di Posyandu, sekolah meliputi PAUD, TK, SD sederajat, dan pos imunisasi lain dibawah koordinasi Puskesmas. Hal ini akan kita sosialisasikan segera sehingga bisa sampai ke masyarakat kita,” jelas Eva.

Baca Juga  Angka Pernikahan di Bangka Barat Alami Penurunan

Sekadar diketahui, penyakit polio (Poliomyelitis) ini adalah penyakit yang disebabkan oleh virus polio. Penyakit ini lebih banyak menyerang anak usia dibawah 5 tahun, meski demikian sebenarnya usia berapapun bisa terinfeksi.

Polio sangat mudah menyerang orang-orang yang belum mendapatkan vaksin polio. Karena polio sangat menular, polio bisa menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian, selain itu kecacatannya permanen. Jika ada satu anak terinfeksi polio satu negara berisiko terinfeksi dan secara spesifik polio tidak ada obatnya.