Meski Melandai, Dinkes Babar Terus Gencarkan Penurunan Kasus DBD
Selain PSN, pendistribusian ikan nila ke masyarakat sudah dilakukan Dinkes Babar. Hal ini juga menjadi salah satu upaya untuk memberantas nyamuk DBD yang kerap bersarang di tempat penampungan air. Namun, sejauh ini baru dilakukan di Kecamatan Mentok.
“Sudah ratusan ikan nila dari kantor sini yang sudah kita biakan ke masyarakat. Ini sudah kita lakukan sejak satu bulan terakhir, tapi baru di Kecamatan Mentok. Karena kalau didistribusikan ke kecamatan lain, ikannya mati, karena jaraknya terlalu jauh,” ujarnya.
“Makanya saya sarankan puskesmas di halaman kantor buat kolam ikan. Nanti bibitnya kita kasih untuk dibiakan. Jadi distribusinya itu dari kita ke puskesmas baru ke bawah, sasarannya baru ke masyarakat. Nanti akan ditawarkan, mau racun abate atau ikan,” katanya.
Ikan tersebut, juga akan didistribusikan ke tempat-tempat umum. Misalnya rumah ibadah masjid, sekolah dan lain sebagainya. Nantinya, ikan nila ini akan ditempatkan di tempat penampungan air atau bak-bak yang ada. Baik di lingkungan rumah atau tempat umum.
“Penggunaan ikan ini juga dinilai efektif dalam memberantas sarang nyamuk. Selain murah meriah juga, kita kurangi penggunaan racun abate tadi, apalagi racun abate ini kalau di tempatkan di tempat terbuka akan hilang. Kecuali di dalam bak yang tertutup,” jelasnya.
