“Iya bang, mereka sudah pintar sekarang sudah tidak pakai truk lagi, tapi dengan cara di-ecer, 2 atau 3 ton sekali bawa pakai mobil yang ada bak pikap atau mobil keluarga,” ungkap sumber, Jumat (19/7/2024).

Tak hanya, kata sumber, harga timah kering di Pulau Bangka cukup tinggi yakni Rp240 ribu per kilogram, sedangkan di Pulau Belitung hanya Rp125 ribu per kilogram.

“Harga di Belitung murah, sedangkan di pulau Bangka cukup tinggi, berapa mereka untungnya satu kali bawa, bisa dibayangkan berapa keuntungannya kalau satu kali bawa 2 – 3 ton pasir timah kering,” ujarnya.

Kuat dugaan kegiatan aktivitas penyelundupan pasir timah ini dibekingi oleh oknum yang bermain secara kucing- kucingan.

Baca Juga  Kapolda Babel Ingatkan 5 Potensi Gangguan di Perayaan Nataru 2025

Sementara, pihak Polres Basel terus melakukan kegiatan rutin seperti pemeriksaan barang muatan kendaraan dan dokumen angkut di pelabuhan penyeberangan Sadai guna mencegah adanya kegiatan penyelundupan barang ilegal ke Pulau Bangka melalui Pelabuhan penyeberangan Sadai.