“Ini akan jadi masukan berharga agar tidak dikonsumsi oleh masyarakat. Karena roti ini mengandung natrium dehidroasetat sehingga sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh masyarakat. Itu dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata,” katanya.

“Dan juga saluran pernapasan. Selain itu, bisa juga menyebabkan reaksi alergi dan gangguan pencernaan seperti mual, muntah, diare, konstipasi, dan demam, sebaiknya jangan di konsumsi” tuturnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya bergerak cepat dan akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DKUP) Babar. Agat bisa bersama-sama untuk menangani masalah ini.

“Kita akan begerak cepat, dan akan koordinasikan bersama DKUP Bangka Barat, karena kita ini baru mendapatkan laporan juga,” tutupnya.

Baca Juga  Sederet Fakta Kematian Bocah 9 Tahun di Kolong Airtelang Kelapa, Korban Kurang Diperhatikan Orang Tuanya