Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah, Anggi Siahaan mengatakan penanaman 48.000 pohon ini merupakan salah satu komitmen perusahaan dalam pelestarian lingkungan sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas penambangan.

Ia menyebutkan, program pengelolaan lingkungan yang dilakukan perusahaan beragam, seperti reklamasi dan lainnya. Namun, penghijauan ini juga bagian dari komitmen Perusahaan untuk mengatasi lahan kritis di Bangka Belitung.

Pohon yang ditanam merupakan pohon produktif, sehingga nantinya diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi lingkungan tapi juga bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap langkah kecil ini dapat memberikan dampak yang besar bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Anggi.

Dalam melakukan penanaman pohon ini, PT Timah berkolaborasi dengan masyarakat, komunitas, pemuda dan juga karyawan Timah ikut terlibat langsung.

Baca Juga  Melanjutkan Perjuangan Pahlawan, Mengelola Timah untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Bangsa

“Puncak penanaman pohon ke 48.000 nantinya akan dilaksanakan pada 2 Agustus yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun PT Timah ke-48,” tandas Anggi. (*)