Ia juga mengungkapkan data pelanggaran pada triwulan 1 periode Januari hingga Maret 2024, yang mana dilakukan 33 tilang dan 188 teguran, kemudian triwulan II periode April hingga Juni 2024 dilakukan 9 tilang dan 210 tilang.

“Sedangkan pada Operasi Patuh Menumbing Tahun 2024 yang digelar selama 14 hari, sejak 15 Juli hingga 28 Juli 2024 di wilayah hukum Polres Bangka Tengah, juga dilakukan 124 tilang dan 194 teguran, dengan total 318 pengendara terjaring razia,” tuturnya.

Kata Dia, ada beberapa titik yang dianggap rawan kecelakaan, seperti daerah Pal 4 dan Penyak.

“Jalur yang paling menjadi atensi Satlantas Polres Bangka Tengah ada beberapa titik, yaini antara Pal 4, Penyak, dan Terentang, Namang dan Cambai, serta Pangkalpinang dan Koba, kemudian Lubuk ke Koba ada di Simpang Perlang, Koba dengan Toboali ada di Nibung, Koba dengan Sungaiselan ada di Simpang Katis, titik ini jadi sasaran kita untuk operasi patuh karena rawan laka lantas,” terangnya.

Baca Juga  Semarak Penutupan PMBK 2025 Bangka Tengah, Ini Daftar Juaranya!

Ia menuturkan, sepanjang Januari hingga Juni 2024, sudah ada 29 laka lantas yang terjadi di Bangka Tengah.

“Berdasarkan data, dari Januari hingga Juni 2024 ada 29 laka lantas, yang mana kita juga sudah memberikan imbauan spanduk agar pengendara berhati-hati, kita pasang di titik rawan laka lantas, dengab harapan tidak terjadi laka lantas lagi di titik tersebut,” tandasnya.