Rudi tidak mengetahui penyebab pasti kematian dari hewan yang memiliki nama ilmiah Cetacea tersebut. Namun, dengan melihat kondisi tubuh, Rudi memperkirakan ikan pesut telah mati sejak satu minggu yang lalu.

“Kalau kondisi seperti itu ya udah lama lah itu karena bagian dalam tubuhnya udah keluar. (Diperkirakan) satu mingguan lah. Kalau penyebab kematian tidak tahu,” katanya.

Hingga Kamis (1/8/2024) siang, bangkai ikan pesut ini masih berada di dekat Dermaga Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok. Belum terlihat petugas yang melakukan evakuasi maupun untuk menguburkan bangkai ikan pesut tersebut.

Sekadar diketahui, Pesut Mahakam atau hewan bernama latin Orcaella brevirostris merupakan mamalia akuatik sejenis lumba-lumba yang hidup di perairan tawar. Pesut mahakam memiliki daerah sebaran yang sangat terbatas di Indonesia. Hewan itu merupakan satu-satunya jenis lumba-lumba yang ditemukan hidup di perairan tawar.

Baca Juga  Tingkatkan Akuntabilitas, Itwasda Polda Babel Audit Kinerja Polres Bangka Barat