“Informasi yang kita dapat sebanyak 1.024 dan kita terus imbau KPU tentang penyandang disabilitas agar di data, termasuk di e-coklit yang formulirnya ada untuk penyandang disabilitas per kategori, mental, motorik, tunarungu atau tunanetra. Dan saat coklit kemarin kita yakin itu sudah dilakukan oleh teman-teman di KPU,” ujarnya.

Selain itu tim pengawas dari Bawaslu Kota Pangkalpinang juga rutin menggelar patroli dengan menyasar penyandang disabilitas agar turun langsung mengecek lagi betul atau tidak jumlah penyandang disabilitas.

“Saat terjun ke lapangan ada sahabat disabilitas yang satu keluarga suami istri penyandang disabilitas dan alhamdulillah mereka sudah tercoklit,” ujarnya.

Imam juga berharap para sahabat disabilitas memperhatikan haknya karena mereka adalah pemilih rentan yang punya hak yang sama.

Baca Juga  KPU Bateng Sosialisasi Bareng Media Massa, Targetkan Minimal Partisipasi Pemilih 76 Persen

“Kami ingin memastikan mereka disabilitas memiliki hak yang sama karena suara mereka juga menentukan pemimpin kota pangkalpinang kedepan,” ujarnya.*