Sementara itu, Direktur Utama PT Timah Ahmad Dani Virsal mengatakan PT Timah terus melakukan perbaikan untuk beradaptasi dengan dinamika bisnis pertimahan nasional.

Menurutnya, saat ini kinerja produksi PT Timah mulai membaik, walaupun tata kelola dan tata niaga pertimahan masih dalam perubahan dan masih banyak penyempurnaan.

“Terima kasih atas dukungan dan suppport Kejati Kepri dan Kejati Karimun yang telah memberikan pendampingan kepada PT Timah agar nanti lebih baik dan taat hukum,” katanya,

Dani menjelaskan, sata ini timah telah menjadi komoditas strategis dan kritis karena memang tidak banyak di Indonesia maupun di dunia. Ia mencontohkan, di Kepri hanya ada di Kabupaten Karimun.

Baca Juga  Afen, Bos Sawit asal Babel Jadi Tersangka Tipikor Perkebunan di Kejati Sumsel

Timah juga menjadi mineral yang sangat dibutuhkan dunia, apalagi untuk mendukung industri elektronik. PT Timah juga sudah melakukan hilirisasi dalam bentuk tin chemical dan tin solder.

Ia berharap, dengan adanya kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi Bangsa dan Negara.

“Mudah-mudahan kerja sama ini akan memberikan kontribusi positif, memberikan rasa aman dan nyaman dalam bekerja dan tentunya tetap dinamis dalam menghadapi dinamika yang ada,” harapnya. (*)